Juara nasional Lima kali beruntun, Rifat Sungkar yang membela tim Pertamina Cusco Racing Team bersama navigatornya Scott Beckwith benar-benar membuktikan janjinya tampil all out pada hari terakhir Asian Pacific Rally Championship (APRC) Malaysia yang finis di Angsana Complex, Johor Baru, Malaysia, Minggu (3/4) sore menjelang malam hari.

Rifat menjadi yang tercepat di empat Special Stages (SS) dari tujuh SS yang tersisa di hari terakhir reli yaitu pada SS 9, 10, 11 yang dimainkan di kawasan perkebunan kelapa sawit Tai Tak dan SS 15 atau SS terakhir yang dimainkan di depan ribuan penonton yang memadati kawasan Angsana.
Secara keseluruhan, di hari terakhir seri pembuka APRC itu, Rifat menjuarai leg kedua diikuti pereli Inggris Mark Higgins.
Di posisi ketiga ada pereli Inggris yang membela tim Proton, Allister McRae, dan posisi keempat diisi pereli India, Gurrav Gill dan pereli Australia yang merupakan rekan setim McRae, Chris Atkinson di tempat kelima.
Sedangkan untuk overall, tiga pereli yang menyelesaikan seluruh SS yang dipertandingkan di leg satu dan dua pada Jumat-Sabtu hingga Minggu, Atkinson tampil sebagai juara diikuti Gill dan McRae di posisi kedua dan ketiga.
Rifat yang disponsori Bullock’s Tools dan Tag Heuer memenuhi janjinya untuk tampil all out di leg kedua setelah ia terkendala di leg pertama pada Sabtu (2/4) lantaran problem computer yang menyebabkan mobilnya berhenti di jalan tol tujuh km sebelum service area sehingga Rifat pun harus mengundurkan diri di hari pertama.
Padahal, hingga SS keempat itu Rifat sudah berada di posisi ketiga setelah Atkinson dan McRae. Atkinson sendiri mengakui mobil Rifat sangat kencang sejak SS pertama.
“Seandainya Rifat tak terkendala pada system turbo sampai harus mengundurkan diri di leg pertama, saya rasa hasil overall akan berbeda,” kata Atkinson.
Manajer tim Cusco Jepang, Sugiyama, pun memuji driving style Rifat yang dianggapnya makin matang.
“Melihat hasil hari kedua ini, saya makin yakin kalau kami tak salah pilih Rifat sebagai pereli pertama tim kami. Saya mohon maaf untuk kejadian kemarin,” tutur Sugiyama.
Persaingan di hari kedua sangat ketat antara Rifat, Atkinson, McRae, Gill, dan Higgins. Alhasil dari tujuh SS di hari kedua, Rifat menguasai empat SS dan tiga SS (12, 13, dan 14) dikuasai Higgins. Rifat pun mengaku puas setelah menepati janjinya.
“Kejadian di leg pertama jadi pelajaran buat kami semua. Tapi, saya bersyukur bisa membayarnya di hari kedua. Harapan saya, di seri berikut APRC Australia di Queensland akan lebih baik dari seri ini,” tutur Rifat.[lur]



