• Rifat dan Amandio Siap Bersaing di Formula Drift
  • 18 Nov 2010 , 3:36

    Dua drifter andalan Indonesia, Rifat Sungkar  dari Pertamina PrimaXP Drift Team dan Adwitya Amandio dari Achilles Drift Team siap berlaga di ajang Formula Drift Asia (FDA) 2010 seri kedua, 20-21 November mendatang, di Thailand.

    Dalam jumpa persnya Jumat malam kemarin keduanya akan mengejutkan para drifter internasional dan mengaku telah siap menghadapi drifter-drifter tangguh tuan rumah serta dari Negara lain seperti Malaysia, Singapura, dan Jepang yang akan ikut berlaga pada event internasional tersebut.

    “Di ajang itu Saya tidak menargetkan hasil terlalu muluk. Bagi saya tampil maksimal dan bisa menembus level 10 besar adalah suatu prestasi yang sudah sudah bagus, tapi saya maunya bisa meraih hasil lebih dari itu,” ungkap Rifat yang akan mengendalikan Toyota Trueno AE 86 yang disewanya dari pedrifter Malaysia, Tengku Djan.

    Menanggapi drifter-drifter internasional yang akan turun dengan mobil-mobil bertenaga besar, Rifat mengaku tidak gentar. “Saya memang seorang pereli, tapi saya bisa memainkan drift. Mobil saya memang tidak memiliki tenaga besar seperti milik Amandio, tapi justru di situ pentingnya, saya jadi lebih percaya diri,” ujarnya

    Rifat menambahkan dengan AE 86 dirinya bisa mengenal karakter mobil secara utuh. “Kalau saya pakai mobil Amandio, mungkin hasilnya belum tentu lebih baik,” kata Rifat yang baru mengakhiri ajang Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2010 di posisi keempat ini.

    Sementara itu Amandio akan berusaha membuktikan bahwa pedrifter Indonesia harus diperhitungkan dunia. “Saya sudah belajar dari pengalaman sebelumnya. Saya sudah tahu karakter drifter-drifter Thailand, Jepang dan Malaysia. Dan saya akan tampil maksimal di ajang tersebut,” ujarnya

    Di FDA nanti, Amandio tidak lagi menggunakan mobil sewa seperti seri sebelumnya beberapa bulan silam. “Di lomba nanti saya bawa mobil sendiri dari Jakarta. Karena bagi drifter mobil itu bagian dari dirinya,” lanjut Amandio yang beberapa hari lalu telah mengapalkan Nissan Silvia S15 menuju Bangkok.

    “Nissan Silvia S15 telah menyatu dengan saya. Mobil itu seratus persen telah siap dan lebih baik dari yang saya pakai pada seri sebelumnya,” ungkapnya sambil mengungkapkan bahwa ia akan terus belajar dan menimba pengalaman di event berskala internasional tersebut.

    Sementara itu Pieter Tanuri, Presiden Direktur PT Multistrada Arah Sarana (MASA) selaku produsen ban Achilles mengungkapkan bahwa keterlibatan pihaknya di ajang ini sebagai komitmen perusahaannya untuk menggairahkan ajang otomotif di tanah air agar drifter Indonesia bisa maju seperti di Negara tetangga.

    “Ini merupakan komitmen kami untuk menyemarakkan kegiatan otomotif. Kami tidak hanya mendukung pedrifter dari tanah air saja, tetapi kami juga mendukung pedrifter dari luar negeri. Karena kami juga dipercaya oleh juara drifting Thailand seperti tim Redbull Achilles Thailand dan PTT Achilles Thailand. Dari luar negeri sendiri kami mendukung sebanyak 11 drifter,” ujar Pieter. Noor Irawan

    Jakarta/Jurnal Nasional